Home - Daftar Isi - Rate Card - Bisnis Online - Aneka Tips - Artikel Traveling

Saya Kehilangan Ide Menulis ? Mungkin Ini Sebabnya

HOT TOPICS:
.
.
loading...
Kehilangan Ide Menulis - Ketika hasrat menulis yang berapi-api terhentikan hanya karena ide menulis mentok atau dengan kata lain penulis mengalami “writer block”, disitu perihal konsisten si penulis akan di uji, benar tidak?

Itulah yang saya rasakan saat ini, bingung, buntu, dan kehilangan arah, belum lagi terhambat dengan persoalan lainnya, seperti waktu yang selalu bentrok dengan kesibukan lainnya.

Setelah waktu senggang saya dapatkan pun masih juga tersandung dengan hambatan, seperti yang saya sebutkan di atas, yaitu Ide Menulis.
Artikel berisi cara mendapatkan ide kreatif,mencari inspirasi menulis,inspirasi menulis blog,cara mendapatkan ide menulis,inspirasi menulis novel
Ilustrasi.
Sumber: http://www.pixabay.com/
Setelah mendapatkan ide menulis, tentu tantangan berikutnya akan menghadang kembali terhadap gerak maju saya selaku penulis, dengan berbagai alasan, pertanyaan dan keraguan:
1. Apakah tulisan ini relevan dengan blog yang saya kelola?
2. Apakah tulisan ini akan banyak di baca?
3. Apakah tulisan ini bisa jadi trending topic?
4. Apakah tulisan ini bisa menghasilkan uang?
5. Apakah tulisan ini dapat berkesinambungan, sehingga saya bisa melanjutkan menulis dengan baik?
6. Dan banyak lagi pertanyaan yang muncul dalam otak saya.
Apakah kalian pernah merasakan dari enam pertanyaan masalah di atas? Tentu pernah ! betul tidak?
Jika kalian tidak pernah mengalami dari salah satu pertanyaan di atas, berarti kalian tidak hobby menulis atau blogging ! Bagaimana?

Tulisan ini bukanlah semata-mata sebuah tips, panduan, ataupun tutorial jitu menjadi seorang penulis yang kehilangan ide menulis.

Akan tetapi lebih untuk evaluasi saya pribadi dan kalian sebagai seorang penulis online (blogging), atau bagi kalian yang membaca tulisan ini bebas saja menganggap bahwa tulisan ini hanya curhat semata seorang penulis yang galau akan kehilangan ide menulis “writer block”.

Jujur dari lubuk hati saya yang paling dalam, yang selalu memimpikan menjadi seorang penulis, mau itu penulis hebat, best seller, atau terkenal, yang saya inginkan hanya satu !, yaitu ingin selalu menulis dan menulis.

Namun seiring waktu berjalan, saya sudah melakukan aktivitas blogging sejak tahun 2013, masih terbilang belia untuk dikatakan sebagai seorang penulis.

Belum lagi intensitas saya menulis tidak lah terlalu padat seperti para blogger pada umumnya, banyak artikel tips kepenulisan blog yang pernah saya baca, selalu melakukan update artikel atau tulisan sebanyak 2 – 5 artikel tiap harinya, bahkan lebih dan saya jauh untuk bisa seperti itu.

Tidak ada jadwal rutin bagi saya untuk melakukan post artikel/tulisan, bisa seminggu sekali, sebulan sekali, bahkan bisa 2 - 3 bulan sekali.

Belum lagi saya sering kehilangan fokus dalam menulis, karena banyaknya blog yang saya kelola. 
Saya tak ingin menyalahkan siapa-siapa terkait dengan kebodohan, gagal fokus dan kemalasan tersebut, 100% murni kesalahan saya pribadi yang belum mampu mengatur hasrat dan jadwal menulis.

Telah saya cantumkan 6 pertanyaan yang selalu menghampiri otak saya ketika mulai menulis, itu murni atas kejujuran saya dalam memulai sebuah tulisan.

Saya sadar bahwa menulis merupakan kiat mulia, akan tetapi hanya berlaku bagi penulis yang menuliskan sesuatu manfaat bagi pembacanya.

Itulah penyebab mentoknya ide menulis saya secara pribadi, yang selalu saya perhitungkan ketika ingin mulai menulis, intinya saya selalu ingin tulisan yang saya tulis harus banyak dibaca dan menghasilkan uang pada tulisan tersebut, walau saya sadar tulisan yang saya hasilkan bukanlah apa-apa, atau tidak sejajar dengan beberapa penulis ternama lainnya yang sudah sepantasnya mendapatkan insentif / bonus pada ide tulisan yang telah diselesaikannya.

Kembali terhadap ide menulis buntu atau mentok !
Penulis mana kiranya yang tidak pernah mengalamai “writer block”?
Pasti semuanya pernah mengalaminya, baik untuk penulis ternama sekalipun, namun yang berbeda adalah cara mengatasinya atau threatment yang dilakukan agar ide yang mentok tersebut tidak hilang begitu saja dalam otak.

Seperti selalu mencatat atas gagasan yang muncul dari otak kepala, menulis hanya dengan menulis ( berharap ide muncul selama proses menulis tersebut) , mengamati beberapa perihal aktivitas di sekitar penulis, dan masih banyak lagi kiat-kiat untuk mengatasi kehilangan ide menulis.

Tentu cara tersebut sangat familiar bagi kita, dan tentu setuju dengan semua itu.

Namun tetap saja, penulis selalu terkendala akan ide menulis yang mentok, oleh sebab itu konsistensi sebagai penulis dapat menurun, bahkan mengurungkan kembali niat untuk menjadi seorang penulis, padahal hasrat batin masih menggebu-gebu untuk menjadi seorang penulis.

Jika sudah seperti itu, tidak obat atau tips lain yang bisa mengatasi kehilangan ide menulis tersebut, yang perlu dilakukan adalah selalu menulis, menulis, menulis dan selalu tetap menulis.

Tulis saja apapun gagasan atau intuisi yang ada di dalam otak, mau itu menggunakan kertas, smartphone, atau laptop, karena Menulis itu sebuah proses yang belum tentu sama dengan hasil yang di inginkan.

Karena apa?

Karena imajinasi manusia yang selalu dinamis dan berputar-putar, tak heran ide menulis selalu mentok, karena itu perihal yang sangat manusiawai bagi setiap orang, bukan hanya seorang penulis saja.

Oleh sebab itu segera tangkap ide mahal tersebut melalui sebuah tulisan/draft singkat, lalu amankan melalui media yang biasa kita gunakan, lalu sisihkan waktu terbaik untuk memanajemen ide menulis tersebut, niscaya akan menghasilkan sebuah tulisan yang lebih terstruktur dari kebiasaan menulis sebelumnya.

Dalam tulisan ini saja murni dari fikiran saya sendiri, kegalauan, dan kecemasan saya sebagai seorang penulis pemula yang otodidak.

Mulai dari sekarang saya akan terus menulis apapun yang muncul dalam pikiran saya, tak perduli mau itu acak atau abstrak, toh yang terpenting dapat menjaga ritme saya sebagai penulis. Untuk perihal bermanfaat atau tidak, saya percayakan terhadap pendapat para pembaca atau pengunjung.

Jika dengan cara mencatat ide masih belum mampu mengatasi kehilangan ide menulis, alangkah lebih baik untuk mencoba untuk mendaftar sebagai freelance penulis online, niscaya dengan banyaknya job menulis yang masuk, dapat menstimulus ide menulis, mempertahankan hasrat menulis, dan tentunya mendapatkan uang dari aktivitas menulis tersebut.
Kalian bisa mencoba untuk mendaftar menjadi Penulis Lepas yang dibayar melalui Projects.co.id , situs Freelance Marketplace ini menyediakan berbagai job paruh waktu, yang mungkin berguna bagi kalian untuk mengasah kemampuan menulis dan tentunya melatih otak untu mempertahankan ide menulis.
Jangan sia-siakan hasrat menulis yang telah Tuhan berikan kepada kita, karena banyak orang yang bisa menulis, namun sedikit yang memiliki hasrat, apalagi menyelesaikannya?

Karena sisi positif yang dapat kita ambil sebagai seorang penulis adalah “Penulis akan tetap hidup walaupun dirinya sudah mati”, tentu akan berdampak baik pada pundi-pundi amal yang selalu mengalir terhadap diri kita sebagai seorang penulis.

Jika kalian setuju dengan apa yang saya tulis kali ini, silahkan dan sangat diperkenankan untuk dibagikan kepada khalayak ramai melalui social media kalian masing-masing, tapi tak ada istilah paksaan untuk membagikan tulisan ini, cukup baca dalam diam saja, saya sudah merasa cukup hidup bahagia dalam tulisan ini.

Baca Juga:
- Panduan Bisnis Affiliasi Untuk Pemula
- Bisnis Online Yg Cocok Untuk Mahasiswa dan Pengangguran
Tak menutup kemungkinan dalam tulisan ini, masih banyak kesalahan dalam penulisan dan EYD, kiranya mohon di maafkan akan hal tersebut, karena Penulis hanya mencoba memberikan yang terbaik.
Baiklah tanpa banyak basa-basi lagi, saya akhiri Tulisan ini, Terima Kasih.

Masukkan Email Untuk Berlangganan Artikel Secara Gratis:

Delivered by FeedBurner

0 Komentar Untuk "Saya Kehilangan Ide Menulis ? Mungkin Ini Sebabnya"

Poskan Komentar

Semua Komentar Yang Masuk Akan Melewati Proses Moderasi / Saringan.
So.. Berkomentarlah dengan Cerdas !!!
Terima Kasih

Regards: babangflash™
(Rules Update: Rabu, 17 Agustus 2016)